Uniknya Batu Pensil

batu pensil raja ampat

Batu Pensil merupakan sebuah batu menyerupai pulau di kawasan teluk kabui. Dari pelabuhan pariwisata Waisai, dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dengan speedboat untuk menuju ke kawasan Teluk Kabui dan Batu Pensil. Umumnya, pulau – pulau karang di wilayah Teluk Kabui berbentuk bulat atau oval. Namun, pulau batu ini berbentuk kerucut lancip dan menjulang ke langit. Pulau batu ini terlihat beda dan mencolok. Bahkan dari kejauhan, batu tersebut berwarna abu – abu kehitaman dengan sedikit tanaman – tanaman hijau menempel pada dindingnya. Sekilas, pulau batu ini memang menyerupai pensil raksasa yang muncul dari bawah permukaan laut. Teluk Kabui terdiri dari gugusan pulau – pulau karang yang tersusun bak labirin. Memang nama Teluk Kabui belum sepopuler Painemu atau Wayag, namun justru itulah yang menjadi daya tarik tempat ini, terutama Batu Pensil.

Batu Pensil bak tiang raksasa yang berdiri di tengah lautan Teluk Kabui, Raja Ampat. Tak ada yang tahu kapan Batu Pensil ini berdiri. Mungkin usianya sudah ratusan, bahkan ribuan tahun. Sebenarnya, batu Pensil adalah salah satu gugusan pulau karang seperti pulau-pulau lain di sekitarnya. Namun, karena bentuknya yang unik inilah, maka pulau batu ini menjadi sorotan wisatawan dan dikenal luas hingga menjadi salah satu obyek yang ‘wajib’ dikunjungi ketika melancong ke Raja Ampat. Begitu seringnya obyek Batu Pensil menjadi tempat berfoto bagi para wisatawan, hingga pemerintah daerah Raja Ampat pun bersama warga setempat berinisiatif untuk membuat dermaga kecil di Batu Pensil dan beberapa pulau karang di sekitarnya. Dermaga – dermaga ini berguna bila ada kapal wisatawan yang ingin merapat untuk beberapa saat dan para wisatawan pun dapat mengabadikan keberadaan mereka di Batu Pensil yang ternama hingga mancanegara itu.

Karena daerahnya yang banyak pulau dan selat sempit, maka sebagian besar tempat penyelaman pada waktu tertentu memiliki arus yang kencang. Hal ini memungkinkan juga untuk melakukan drift dive, menyelam sambil mengikuti arus yang kencang dengan air yang sangat jernih sambil menerobos kumpulan ikan. Istimewanya lagi, masih banyak situs terumbu karang yang belum pernah dijamah.

Batu Pensil dan beberapa gugusan pulau karang di Teluk Kabui pun direncanakan masuk ke dalam Situs Geopark Dunia. Sayang bila keajaiban alam seperti ini tidak mendapat pengakuan dunia, dan tidak mendapat perlindungan yang semestinya. Batu karang ini bisa jadi akan termakan usia dan juga tergerus cuaca. Sudah selayaknya mendapatkan perlindungan dari pihak terkait. Demikian pula, dengan gugusan pulau-pulau karang lainnya. Jangan lupa untuk meminta diantar pemandu, karena Anda bisa saja tersesat di Teluk Kabui yang bentuknya seperti labirin ini!

Add Comment