TIPS PEPERIKSAAN

Picture

1. Ayo siap dan awal
Bawa semua alat tulis yang Anda butuhkan seperti pensil, pulpen, kalkulator, jam tangan (tangan), penghapus, penggaris, dan lain-lain. Peralatan ini akan membantu Anda berkonsentrasi sepanjang ujian.
2. Tenanglah dan percaya diri
Ingatkan diri Anda bahwa Anda siap dan akan menghadapi ujian dengan sangat baik.
3. Ingat tapi hati-hati
Pastikan meja dan kursi Anda dalam keadaan baik dan nyaman bagi Anda untuk menulis. Duduklah di vertikal.
4.Preview pertanyaan terlebih dahulu
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca pertanyaan secara mendalam, tandai kata kunci dan tetapkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjawab setiap pertanyaan. Berencana untuk menjawab pertanyaan sederhana terlebih dahulu, pertanyaan sulit baru. Saat Anda membaca pertanyaan, catat gagasan yang muncul yang akan dijadikan jawaban.
5. Menjawab pertanyaan secara strategis
Mulailah dengan menjawab pertanyaan sederhana yang Anda tahu, lalu dengan pertanyaan skor tinggi. Pertanyaan terakhir yang harus Anda jawab adalah:
Pertanyaan tersulit,
Yang butuh waktu lama untuk menuliskan jawabannya,
Punya sedikit skor.

Berdasarkan pengalaman sebagai dokter; Kehidupan manusia itu positif atau negatif, tergantung pada dua hal. Pertama, pola pikirnya. Pola pikir kita menentukan apa yang terjadi pada kita. Jika pola pikir kita mengatakan; Misalnya, saat seseorang hamil ia akan mengalami alergi. Jadi, akan ada alergi. Penyakit mata akan menular. Benar, kita akan terkena infeksi itu. Sementara dokter mata, mengobati berapa banyak pasien mata, apakah dia tidak mendapat infeksi dari pasien mata itu?
Kedua, itu tergantung pada “sistem kepercayaan”. Misalnya, jika kita percaya bahwa kita lemah, tidak pasti, hebat dan tidak berguna, itulah yang terjadi pada kita. Artinya, kita memberi diri kita citra diri kita atau harga diri kita. Jika kita sendiri menarik sikap negatif terhadap diri kita sendiri, bagaimana orang lain bisa menerima diri kita sebagai orang yang positif?

Sekarang musim ujian, anak-anak kita baru mengenal SPM dan beberapa masih di SPM dan STPM. Biasanya, musim ujian memang penuh tekanan atau stres, tidak hanya untuk anak yang memiliki pemeriksaan, tapi stres juga dirasakan oleh orang tua. Bahkan lebih kronis lagi bahwa tantangan ini, bila spesial, akan lebih menekan daripada anak dalam pemeriksaan.
Delapan tips untuk mencegah anak-anak yang stres menghadapi ujian. Pertama, saat anak ingin menghadapi ujian orang tua, jangan stres. Aura atau menekankan pikiran dan hati orangtua yang tertekan akan dirasakan oleh anak yang memiliki ujian.
Kedua, berdoa. Untuk menghindari stres orang tua saat anak berada di ruang pemeriksaan, yang akan berdampak negatif pada anak, hingga tidak bisa fokus di ruang pemeriksaan, banyak tes sedang berlangsung.
Di ruang ujian yang sunyi, hanya ada anak kita bersama Tuhan. Berdoa ayah dan ibu mustajab. Kemudian berdoalah, “Ya Allah, Tuhanku, ingatlah pengetahuan yang dipelajari anakku dan yang dia tahu, biarkan aku memilih pertanyaan yang telah dia kuasai, dia bisa menjawab dengan baik, dan biarkan dia rileks dan menenangkan hatinya.” Bisa juga melakukan kebenaran dan membaca surah Yasin.
Ketiga, apa yang orang tua ingin lakukan saat mereka keluar dari rumah ke sekolah, untuk menghadapi ujian. Misalnya, mintalah anak bersikap tenang, tenang dan percaya diri saat memilih pertanyaan. Beritahu anak-anak untuk mempercayai Tuhan, berdoa, mengatakan hal baik yang tidak kehilangan fokus, tersenyum, untuk menyapa para guru saat mereka bertemu dan mengabaikan pengetahuan yang mereka ajarkan dan meminta guru untuk sholat.

Jangan lupa tinjau keputusan SAPS / SAPS ibu bapa

Add Comment