Kandungan Makna Dalam Bacaan Ayat Kursi

Mengamalkan bacaan ayat kursi tentu saja masih kruang lengkap rasanya apabila Anda tidak memahami kandungan makna di dalamnya. Memang benar bahwa ayar kursi adalah bacaan ayat dari dalam Al-Qur’an yang seringkali diamalkan dalam setiap kesempatan. Baik sebagai pelengkap doa, sebagai salah satu pelengkap dzikir, dan lain sebagainya. Akan tetapi tidak sedikit dari umat muslim di tanah air yang belum memahami apa makna kandungan di dalam bacaan ayat yang mulia ini. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan hal-hal dibawah ini.

Membaca bacaan ayat kursi adalah hal yang sering dilakukan oleh umat muslim. Apalagi bisa dikatakan bahwa bacaan ini bukanlah bacaan asing karena sangat sering diamalkan. Bahkan banyak yang mampu menghafal bacaan ayat kursi ini. Namun hingga kini masih sangat sedikit yang mengetahui artinya. Apalagi sampai pada memahami maknanya.

Bacaan ayat kursi adalah sebuah bacaan yang begitu mulia. Sehingga tak heran bila ayat ini menjadi ayat yang sangat populer dan akhirnya bnayak orang yang mampu menghafalnya. Namun apalah artinya bila hanya mampu menghafal tanpa memahami dengan baik kandungan didalamnya. Oleh karena itu, berikut ini adalah kandungan makna ayat kursi yaitu:

  1. Seluruh ayat di dalam Al-Qur’an adalah sebuah kalimat Allah yang agung. Dan diantara seluruh ayat tersebut, ayat kursi adalah ayat yang paling agung dan paling mulia.
  2. Menegaskan makna sebuah tauhid, yaitu kesaksian bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang patut disembah.
  3. Menjelaskan waktu-waktu yang disunnahkan untuk membaca ayat kursi
  4. Menegaskan bahwa seluruh bentuk kekurangan tidak ada pada dzat Allah dan harus dinafikan dari Allah SWT
  5. Menjelaskan dengan lebih detail mengenai arti syafaat dan juga menjabarkan mengenai syarat-syarat untu kmendapatkannya
  6. Menegaskan bahwa ilmu Allah SWT begitu sempurna dan luas
  7. Menegaskan mengenai arti dan makna keagungan kursi Allah
  8. Sebagai umat muslim harus menetapkan untuk Allah nama dan sifat yang ditetapkan oleh Allah dan RosulNya sesuai dengan keagungan dan kemuliannya tanpa menyerupakannya dengan sifat makhlukNya
  9. Menjelaskan mengenai kesalahan orang-orang yang mengatakan Allah ada dimana-mana
  10. Menjelaskan dan menetapkan nama-nama dan sifat-sifatNya yang menunjukkan kesempurnaan Allah SWT.

Add Comment