Ingin Memulai Bisnis? Pahami Dulu Beberapa Pembukuan Di Bawah Ini

Pembukuan merupakan salah satu komponen terpenting di dalam menjalankan suatu bisnis. Namun seringkali hal ini terlupakan oleh pelaku bisnisnya. Terlebih lagi jika pelaku bisnisnya tidak memiliki bekal ilmu akuntansi sama sekali, pastilah membuat book-keeping merupakan hal yang tabu dan dianggap remeh.

Perlu Anda ketahui jika tidak ada book-keeping, maka usaha yang Anda jalankan akan mengalami kendala di kemudian hari. Ya, mungkin untuk saat-saat ini dampaknya belum Anda rasakan, namun cepat atau lambat Anda akan merasakan betapa pentingnya pembukuan bagi sebuah bisnis.

Tak perlu rumit-rumit untuk membuat book-keeping ini, cukup sederhana saja, yang penting bisa memuat semua transaksi yang terjadi di dalam bisnis Anda.

Setidaknya terdapat 6 macam book-keeping yang wajib ada di dalam usaha Anda. Penasaran? Yuk langsung saja simak informasi menariknya berikut ini.

Ingin Memulai Bisnis? Pahami Dulu Beberapa Pembukuan Di Bawah Ini

Ingin Memulai Bisnis? Pahami Dulu Beberapa Pembukuan Di Bawah Ini

  1. Buku pengeluaran
    Buku pengeluaran berguna untuk mencatat setiap barang ataupun jasa yang dibeli untuk memenuhi bisnis. Semua hal yang berkaitan dengan pengeluaran uang harus dicatat dalam buku ini. Mulai dari pembelian barang-barang kecil seperti clip kertas hingga yang besar seperti komputer.

    Semuanya harus tercatat di dalam buku pengeluaran secara rapi. Tidak hanya jenis barang dan harganya saja yang perlu dicatat, melainkan tanggal dan nama perusahaan penjual juga perlu untuk dicatat. Hal ini sangat berguna untuk bisnis Anda, karena jika terjadi kesalahan barang ataupun barang rusak, Anda bisa mengajukan surat pengaduan.

    Dengan dibuatnya buku pengeluaran, maka penggunaan uang dapat diketahui dengan jelas.

  2. Buku pemasukan
    Setiap pemasukan yang diterima oleh usaha Anda, harus dimasukkan ke dalam buku ini. Misalnya saja jumlah pendapatan pada hari tersebut ataupun pelunasan hutang dari pelanggan, dan lain sebagainya.

    Dengan mencatat semua pemasukan, maka penghitungan omzet rata-rata dari bisnis Anda dapat dengan mudah untuk dihitung.

  3. Buku arus kas
    Buku arus kas harus selalu dikontrol setiap saat untuk mengetahui apakah masih ada cadangan uang untuk menjalankan bisnis ataukah tidak. Dengan begitu, Anda dapat mengambil keputusan penting yang berkaitan dengan kemajuan usaha.

    Tidak dapat dipungkiri memang buku ini sangat penting dan wajib ada di dalam bisnis yang Anda jalankan. Tidak perlu membuatnya terlalu sempurna dan terlalu rumit, cukup buat yang sederhana saja asalkan arus kas dari usaha Anda dapat tercatat secara rapi dan jelas.

  4. Buku catatan stok
    Dengan adanya buku ini, Anda tidak perlu lagi menghitung satu per satu dari barang jika ingin mendapatkan informasi mengenai persediaan barang yang ada di gudang ataupun barang yang sudah keluar dari gudang.
    Jadi, waktu Anda dapat digunakan untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Pembukuan ini juga dapat menghindari bisnis Anda dari kehabisan stok, karena saat stok barang menipis Anda langsung bisa mengetahuinya.
  5. Buku inventaris barang
    Semua peralatan yang ada di bisnis Anda harus tercatat secara lengkap. Ini bermanfaat untuk mengetahui jumlah aset Anda dan juga mengetahui kondisi dari asset yang dimiliki. Nah, untuk itu buku inventaris barang ini tidak boleh luput dari perhatian Anda.
  6. Buku laba rugi
    Untung dan tidaknya suatu bisnis harus selalu dipantau setiap periode. Jadi, penting sekali bagi Anda untuk membuat perhitungan laba rugi. Perhitungannya harus mencangkup unsur pendapatan dan juga beban usaha.
    Bisnis Anda tidak akan berjalan dengan lancar jika tidak mencangkupkan beberapa Pembukuan yang telah disajikan di atas. So, don’t miss it.

Untuk mengetahui kiat-kiat sukses dalam berbisnis lainnya, silahkan kunjungi http://akuntansipedia.com/. Ada banyak informasi menarik yang disajikan untuk membantu bisnis Anda menjadi lebih maju.

Add Comment