Berkeliling Museum di Kawasan Kraton Yogyakarta

Kraton Yogyakarta telah berdiri sejak abad ke 18 tepatnya beberapa bulan setelah Perjanjian Giyanti pada tahun 1755 yang menandakan bahwa Kerajaan Mataram Islam pecah menjadi dua kerajaan atau kesultanan yaitu Kesultanan Surakarta dan Keeultanan Ngayogyokarto. Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono I akhirnya medirikan sebuah istana atau keraton yang menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Yogyakarta dan beliau sendiri yang mengarsiteki keraton ini.

Setelah berabad-abad, keraton ini menjadi saksi hidup perkembangan perkembangan dari kesultanan ini baik pasang surut dari perjalanan kehidupan kesultanan yang pada akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Hingga saat ini, istana atau keraton yang masih berfungsi sebagai tempat tinggal raja Jogja ini masih kokoh berdiri dan menjadi salah satu objek wiasata utama bagi para wisatawan yang datang ke kota pelajar ini.

Di usianya yang lebih dari 2 abad ini, Kraton Yogyakarta menyimpan berbagai macam benda pusaka dan juga benda-benda koleksi yang tak ternilai harganya. Didalam kawasan keraton, sebagian komplek keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, wayang, kereta, foto sultan dan juga gamelan yang umurnya ratusan tahun.

Salah satu museum yang ada di kawasan keraton adalah Museum Batik. Di dalam museum ini terdapat koleksi kain, selendang, semekan (kain kemben), destar (kain penutup kepla/blankon), surjan (baju atasan), dan lonthong (semacam ikat pinggang berukuran besar) milik keluarga kerajaan. Sebagian besar koleksi batik di museum ini, bermotif parang. Konon, motif batik parang merupakan motif khas keluarga Keraton Yogyakarta.

Museum lainnya adalah Museum Lukisan. Di museum  ini tersimpan lukisan bersejarah dan legendaris Keraton Yogyakarta. Pada museum ini, dipamerkan lukisan silsilah raja – raja yang dimulai dari Hamengkubuwana I. Koleksi unggulan pada museum lukisan ini adalah lukisan Sultan Hamengkubuwana VI beserta kedua permaisurinya dan lukisan Sultan Hamengkubuwana VII yang dilukis oleh Raden Saleh dengan aliran Romantisme yang khas. Selain kedua museum tersebut masih ada beberapa museum lainnya seperti Museum Kristal dan juga Museum HB IX yang berisikan koleksi-koleksi yang tak ternilai lagi harganya. kunjungi keraton Jogja ini dengan menggunakan jasa tour Jogja murah milik kami.

Add Comment